Berikut ini adalah anggota masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap petisi dan komentarnya. Data ditampilkan berdasarkan dukungan terkini.
2083. susy ardany
Tangerang
Rokok atau merokok lebih banyak mudharatnya so otomatis HARAM...
2082. Wahid Nurdin
Bandung
Untuk hidup lebih baik...
2081. mudita
yogya
iy rokok sudah berhasil membunuh banyak orang, jadi apa yg perlu dipertahankan...
2080. Robertus Budhi
Jakarta Selatan
Perokok adalah orang yang paling egois.
2079. Azis Muktabar
Jakarta
Diawali dari rumah,orang tua harus mengawasi,memberikan arahan,Pengertian,Contoh untuk tidak merokok kepada anak - anak sehingga sedini mungkin anak - anak tidak mengenal apa itu rokok.Dan mengerti bahaya rokok.
2078. Munidzom Soetikgiyoto
Surabaya
Teruslah berjuang tanpa lelah karena masih banyak konsumen yang dirugikan. Saat ini banyak yang dirugikan dari bisnis telepon premium, ringtones dll yang berhubungan dengan Hp.
2077. iskandar
tegal
indonesia harus sehat, jasmani, psikis, dan ruhani
2076. haekal
makassar
kendalikan tembakau sekarang juga...........
atau biarkan paru-paru kotor menggerogoti anak cucu kita
cuma itu pilihannya
2075. Dian Sitoresmi
Tangerang
2074. Yaya Rusyana
Bandung
Maju terus lindungi konsumen Indonesia dari kesewenang-wenangan pengusaha
2073. dini hediani...
Tangerang Selatan
w setuju, bgd sam petisi ini cz..
kalo bkn kita yg perduli ma sekeliling kita,siapa lagi coba yg peduli??
2072. Elin Nurnianingsih
Surabaya
2071. dimas gafar
padang
Meskipun gue perokok...tp gue stuju bgt klo Indonesia Kudu ngeratifikasi ni konvensi,,,Masa ada anak kelas 2 SD udah ngerokok..?? Gila apa...??!?!?
Mana peranan pemerintah...????????
2070. Roni Hidayat Komara
Mataram
Merokok menzalimi diri sendiri dan orang lain, dan hukum keharamannya sudah jelas. Bagi yang masih menganggap MAKRUH (artinya DIBENCI Allah, yah gimana kalau kita lakukan hal yang dibenci ..???) Dibenci atasan saja udah kelimpungan, salah tingkah, was-was dan gak enak tidur ko..... Hentikan segera...Intinya cari aman dan sebagai tanda muslim (menyerahkan diri kepada Allah) yang baik kita ikuti saja.
2069. Eko Nugroho
Jakarta
2068. Anita
Tangerang
saya sangat mendukung sekali, terhadap konvensi pengendalian tembakau sebagai masyarakat Indonesia kita tidak boleh dibodoh-bodohi lagi dengan benda yang bernama rokok...
2067. anggi TiGaruT
Jakarta
Selamatkan Generasi Muda Bangsa !!!!!
2066. Aditya Wardhana
Jakarta
bersihkan udara demi anak-cucu kita...nikotin racun
2065. dwi supriyanti
Jakarta
saya sebagai guru merasa sedih karena jumlah remaja yang merokok di Indonesia sangat besar dan mereka dapat dengan mudah mendapatkan rokok walau belum berumur 17 tahun...
2064. Omar Kayam
Ternate
2063. Nur Akbar Bahar
Takalar, Sulawesi Selatan
Referensi Ini sangat saya butuhkan dalam penyusunan skripsi saya.. Over All, I'll alwasy say NO to SMOKE
Thengzzz
2062. hari santoso
surabaya
2061. Agus Abubakar Arsal
Bekasi
Setuju 1000%
2060. bunda yulia
bogor
merokok amat sangat merugikan bukan hanya perokok juga orang2 disekitarnya. bahayanya sudah seringkali dipaparkan diberbagai media dari hasil riset para ahli kesehatan. sudah saatnya pemerintah bersikap keras terhadap bahaya rokok. dana untuk membiayai kesehatan akibat perokok aktif maupun pasif jauh lebih besar ketimbang pajak yg didapat pemerintah dari rokok. saatnya bertindak sekarang dan jangan ditunda-tunda lagi!!
2059. Agus Legiman
Kota Bogor
2058. elok asmaradewi
surabaya
saya sangat setuju sekali dengan adnya perda ini, karena seperti yang kita tahu bahwa 70% perokok adalah warga miskin. dengan adanya perda ini setidaknya kita bisa menyelamatkan/meminimalisir warga miski..
2057. Byan Ehandito
Tangerang
Berjuang terus demi kemajuan INDONESIA !!!
2056. Kristopher Chayadi
Tangerang
Semangat Terus
2055. Fadly
bekasi
setuju ...tapi bagaimana caranya kalau banyak memulainya..
2054. agus kristianto
Depok
Selamatkan kesehatan generasi muda!
Rokok sudah merambah hingga ke tingkat Sekolah Dasar.
2053. bramandityo Linggar P.
semarang
saya dulu perokok.. rokok itu bikin mati.. mau mati aja kog masih harus mbayar. perusahaan rokok itu sangat kaya, makanya berani biayain event sepak bola, musik. mereka menebus dosa dengan itu.. pada hal ga bisa..
ayo kita berantas rokok. apalagi dampak lanjutan nya parah seperti narkoba. rokok itu adictive. orang yang penghasilan pas2 an, harus dipaksa secara halus buat beli rokok.. pengeluaran buat rokok lebih besar dari pengeluaran membeli susu anak atau beli buku anak??? bagai mana ini..
saya untuk lepas butuh waktu yang lama. 1 tahun. hingga didoain di gereja, trus lepas.. ga mao lagi.
klo anak smp ngrokok. pasti saya berani bilang, ga bakal dia jadi atlit. so mengapa atlit indonesia jarang yang benar2 sampai tingkat nasional, ya karena sebagian besar mereka merokok...
2052. achmad lutfinnur
pati jateng
selamatkan generasi muda bahaya tembakau
2051. alfonsus mdl wasono edi p
salatiga
semoga bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen
2050. Arifadi Budiarjo
Jakarta
Segera ratifikasi Konvensi Pengendalian Tembakau!Untuk Indonesia!
2049. Deny Freaker Wahyu Kusuma
Sukoharjo
Saya adalah mantan perokok, sekarang sudah berhenti merokok, bagi teman2 semua marilah lepaskan diri kita dari jerat rokok, dan tatap hari esok yang cerah tanpa rokok
2048. Sukardi Suba
Makassar
STOP Merokok deh. Sudah cukup bangsa kita dibodohi oleh industri rokok yang ada dengan dalih devisa negara yang tinggi. Padahal, harga yang mesti dibayar akibat tembakau ini lebih besar dari pada devisa yang diperoleh.
2047. Muhammad Rizky Ardiansah
Jakarta
Saya dukung petisi ini!
2046. mvs pras
surabaya
saya mendukung, karena di pandang dari sudut manapun (mungkin kecuali pendapatan pabrik rokok) merokok tetap tidak ada hal positifnya.
2045. dien kurtanty
Bekasi Barat
langkah awal dan berani dalam kesungguhan untuk melindungi bangsa dan mencapai kehidupan masyarakat sejahtera.
2044. astari wirastuti
jakarta
2043. Wahono
Malang
Saya mendukung penuh petisi ini. Selamatkan anak Indonesia. Tanpa tembakau Indonesia akan sehat dan ekonominya lebih baik. Ingat buruh outsourcing di pabrik rokok hanya IDR 9-14 rb/hari. Untungnya yang lebih besar hanya untuk pemilik perusahaan. Ketergantungan terhadap rokok sejak anak2, hanya menjadikan mereka jalan bagi perusahaan untuk memeras keringat buruh tanpa kemanusiaan.
2042. Rahmawati S.Sos
Balikpapan
Aku sangat mendukukung Petisi ini. karena selain rokok dapat mengganggu kesehatan jiwa pelakunya,juga sangat mengganggu untuk orang yg berada disekitarnya. kalau bisa penerapan ini dlakukan juga di kota-kota lain.
2041. dody setio utomo
jakarta
setuju
2040. Deden Herlan
Sukabumi-Jawa Barat
Saya sangat mendukung petisi ini, kalau bukan kita yang akan menyelamatkan diri kita dan generasi muda siapa lagi....?
2039. Ayu Respati
Surabaya
Generasi muda tanpa tembakau, hidup sehat telah menjadi sebagian besar miliknya. segera rencanakan peralihan mata pencaharian bagi pekerja pabrik rokok, meskipun perlu waktu panjang, kita tetap semangat bila itu merupakan suatu kepastian.
2038. Tyas
Surabaya
Mengapa e mengapa , merokok itu haraamm, karena e karena....TIAP SEL DALAM TUBUHMU,MENDERITA KARENA TERDZALIMI RACUN DALAM ROKOK YG KAU HISAP...KARENA ITU MEROKOK SAMA DENGAN MENYIKSA/MENDZALIMI DIRI SENDIRI!!!
2037. charolina
curup,bengkulu
setuju bngt tu.. . a mw nelititi tentang rokok dan penaggulanagnnya,,
2036. DARWIN DANIN DT.SATI / Forum Kota Sehat Padang Panjang
Padang Panjang (Sumatera Barat)
Kobarkan semangat anti rokok mulai dari daerah.Susun rencana program yang sistimatis. Kalau hanya menunggu kebijakan Pusat terlalu lama dan melelahkan. Dengan landasan otonomi daerah, bangun kota Anda menjadi Kota Tanpa Rokok. Tolak iklan rokok, seperti yang dilakukan Pemda Padang Panjang, Sumatera Barat. Saat ini tidak satupun lagi ada iklan rokok luar ruang di Padang Panjang, kota pertama kali dan satu-satunya saat ini di Indonesia tanpa iklan rokok. Di Padang Panjang juga telah dicanangkan Gerakan Hidup Sehat dan Hemat Tanpa Rokok oleh Walikota Padang Panjang, Suir Syam pada peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mai 2009. Ayo kota mana menyusul !!!
2035. opik
makassar
rokok = kolonial jaman baru..
2034. Trixie Salawati
Semarang
Setuju! Semakin cepat semakin baik